Studi kasus : Ironis, melihat keadaan bangsa ini. penuh dengan panorama alam menakjubkan, warisan tuhan yang luar bisa lewat sumber daya, namun seperti terjajah dalam tanah kelahiran. Dan bagi para pencari kerja, dinegara yang mereka cintai, pekerjaan yang mereka idamkan sangat sulit untuk mereka dapatkan. Hingga mereka rela bekerja nan jauh disana, meninggalkan sanak saudara tercinta demi kertas berharga yang disebut uang. Sisanya? bagi mereka yang tidak mempunyai kesempatan, luntang-lantung dijalanan maupun yang biasa kita sebut pengangguran.
Pertanyaan : 1. Bagaimana cara mengatasi pengangguran, khususnya di Indonesia?
2. Bagaimana dampak pengangguran bagi bangsa itu sendiri?
Jawaban : 1. a. Memperluas kesempatan kerja, dengan membuka lapangan kerja baru, baik di bidang pertanian, industri, perdagangan, maupun jasa.
b. Meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga para lulusan sudah siap pakai untuk menjadi tenaga yang terampil.
c. Meningkatkan kualitas tenaga kerja, dengan memberikan pendidikan keterampilan melalui pendidikan formal dan nonformal.
d. Memberikan kesempatan kerja ke luar negeri, melalui penyaluran Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
e. Mendorong tumbuh kembangnya usaha-usaha atau industry rumah tangga.
2. a. Kegiatan produksi terhambat, karena
menurunnya output yang dihasilkan dan kualitas dari output tersebut,
sehingga dapat menurunkan pendapatan nasional dan pendapatan per kapita.
b. Kegiatan distribusi kurang lancar, karena apabila output yang
dihasilkan oleh suatu perusahaan kualitasnya rendah, maka barang
tersebut tidak laku di pasaran, baik pasaran dalam negeri maupun luar
negeri, sehingga pertumbuhan ekonomi menjadi rendah.
c. Kegiatan konsumsi berkurang, karena barang yang diperlukan oleh
konsumen tidak terpenuhi oleh produsen. Apalagi bila produsen tidak
mampu untuk memproduksi suatu barang, maka akan terjadi kelaparan.
Sumber : http://ssbelajar.blogspot.com/2013/01/dampak-dan-cara-mengatasi-pengangguran.html
http://www.anneahira.com/cara-mengatasi-pengangguran.htm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar